BERITA PILKADA SUMENEP 2015

Sabtu, 08 September 2012

Program Rehabilitasi Sekolah Bukti Kepedulian Pemerintah

Prof. Suyanto, Ph.D (kiri) berfoto bersama Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh,
 DEA (kanan) dan bupati usai penyerahan bantuan secara simbolis, Jumat (24/12/2012).

TIM14,Jakarta (Dikdas): Pada 2011, pemerintah mencanangkan Gerakan Penuntasan Rehabilitasi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Itu mengindikasikan kepedulian Pemerintah Pusat terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan dan segera butuh rehabilitasi.  
 
“Hal ini mencerminkan tekad pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar dapat segera memperbaiki, merevitalisasi, dan mengembalikan fungsi ruang kelas/belajar sesegera mungkin

Senin, 03 September 2012

PROGRAMKAN OLAH JERAMI PADI JADI PAKAN TERNAK BERKUALITAS

Ilustrasi Warga Kumpulkan Jerami (google)
Untuk mengantisipasi kesulitan petani dalam mencari pakan ternak sapi, Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep memprogramkan pengolahan jerami padi menjadi pakan ternak berkualitas bagi sapi.

Program itu akan ditularkan melalui pelatihan bagi kelompok peternak sapi Sumenep.

Kepala Dinas Peternakan Sumenep, Ir. Arief Rusdi menjelaskan, selama ini jerami padi sudah dimanfaatkan oleh para petani sebagai pakan ternak sapi, disaat musim kemarau.

Minta Cerai, Suami Tusuk Istrinya

Ilustrasi perceraian/rosid.net

Aksi Kekerasaan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menimpa Sunarti (42) warga Dusun Klampisan, Desa Kedunggede, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Korban ditusuk suaminya sendiri, Sudarko (42) di bagian pinggang hingga harus menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.

Kamis, 30 Agustus 2012

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Warga Sumenep Minta BP Migas Dibubarkan, Mungkinkah


Banyaknya operator minyak dan gas bumi (migas) di Sumenep, ternyata tak membuat warga ujung Timur Pulau Garam ini sejahtera. Puncaknya, mereka meminta BP Migas dibubarkan. Mungkinkah? Simak laporan koresponden Surabaya PostEtto Hartono.

Dana Bagi Hasil Migas Jatim Terancam Raib Rp 126 M


Provinsi Jawa Timur terancam tidak mendapatkan lagi Dana Bagi Hasil (DBH) pada sektor minyak dan gas (migas). Hal ini terkait penerbitan Peratutan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No: 51/2011 tentang pencabutan Permendagri No: 8/2007. Yakni, Jawa Timur sebagai daerah penghasil Sumber Daya Alam (SDA) di sektor migas.

Mahasiswa Tolak Migas Bentrok Lawan Polisi


SUMENEP - Unjuk rasa mahasiswa Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS) yang menolak keberadaan eksplorasi minyak dan gas di kantor DPRD Sumenep  berbuah bentrok, Rabu (20/6/2012).

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing?


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Bagi Hasil Migas Sumenep Disoal

SUMENEP - Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS) kembali turun jalan menolak kehadiran sejumlah perusahaan eksplorasi migas di Sumenep. Mereka menilai selama ini keberadaan perusahaan migas tidak jelas dan bahkan rentan dijadikan ajang kepentingan politik.

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing?


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing?


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing?


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing?


Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Hamparan Migas Di Pulau Madura Bagai Madu Negara


Siapa Menikmati Migas Madura, Lokal atau Asing?

Dari mana biaya (modal) untuk membentuk Provinsi Madura? Pertanyaan ini kerap muncul manakala dikemukakan perihal aspirasi masyarakat Madura yang menghendaki agar Madura menjadi Provinsi. Dan pertanyaan itu kerap terlontar

Pelaku Kasus Sampang , Rois Dijebloskan Tahanan Mapolda Jatim


InfopolJatim: Usai ditetapkan sebagai pelaku kasus kerusuhan Sampang yang terjadi di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, Jawa Timur, Rois Al Hukama, adik kandung Tajul Muluk yang menjadi pimpinan Suni di Sampang tersebut, sekarang berada di Mapolda Jatim.

Sampang Membara, Adik Tajul Muluk Dijemput Polisi dari Pengungsian


 
Kamis, 30 Agustus 2012 11:29:31 WIB Reporter : Harisandi Savari

Sampang (beritajatim.com)--Iklil, warga Dusun Gading Laok, Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, yang merupakan adik kandung pimpinan Syiah, Tajul Muluk, dijemput aparat keamanan di tempat penampungan di lapangan tenis indoor, Kecamatan Kota Sampang.

Kepala Kemenag: Mereka Bukan Syiah, Tapi Aliran Sesat


Sampang-Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Kemenag Kabupaten Sampang, Kiai Haji Mudjalli menegaskan korban dari bentrok berdarah di dusun nang kernang desa karang gayam kecamatan omben, dan di desa blu’uran kecamatan karang penang, bukanlah warga penganut islam syiah. Ajaran mereka menurut Mujalli adalah aliran sesat.

Info 14 Terkini